Mungkin semua orang di dunia ini sudah tau arti dari kata "KANKER". Menurut Wikipedia Kanker adalah Penyakit yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel yang melebihi batas normal), menyerang jaringan biologis di dekatnya, dan bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik yang biasa disebut metastasis.
Baca Juga : Manfaat Kulit Buah Naga
Nah disini kita akan membahas mengenai Penyebab Kanker Yang Ternyata Anda Gunakan Sehari-hari
1. Pemanis Buatan
Pengujian pada tikus membuktikan pemanis buatan jenis cyclamate memicu kanker kandung kemih, sehingga penggunaannya pada minuman bersoda dilarang oleh FDA. Belakangan ini, pengganti cyclamate yaitu saccharin juga menyebabkan tumor pada tikus. Meskipun begitu, penggunaan saccharin tetap tidak dilarang.
Baca Juga : Produk Bayi Penyebab Kanker
2. Bra
Pada Tahun 1995 sebuah tulisan berjudul Dressed to Kill menggugat kebiasaan memakai bra pada perempuan saat ini. Ternyata racun kimia yang ada di dalam bra diduga meningkatkan resiko kanker payudara jika terlalu sering digunakan. Namun meskipun klaim itu belum pernah dibuktikan secara ilmiah, beberapa pakar dari American Cancer Society mengatakan penggunaan bra memang membuat jaringan pada payudara lebih padat. Hal ini lah yang mengakibatkan hubungan meningkatnya resiko kekambuhan kanker.
Baca Juga : Buah Ini 10.000 kali lebih kuat bunuh sel kanker daripada kemoterapi
3. Parfum, Deodoran, dan Mie Instan
Ada kesamaan pada 3 produk tersebut, yaitu sama-sama menggunakan zat paraben meskipun dalam fungsi yang berbeda. Apabila tertelan atau terhirup, paraben akan bekerja seperti hormon esterogen di dalam tubuh manusia sehingga meningkatkan resiko kanker payudara. American Cancer Society juga mengatakan 99 % manusia sebenarnya terpapar oleh paraben setiap hari, anmun hingga kadar tertentu bahan tersebut aman bagi manusia. Penelitian pada tahun 2002 membuktikan bahwa tidak ada bukti peningkatan resiko kanker pada pengguna parfum dan deodoran.
Baca Juga : Kurang Tidur Membunuhmu Secara Perlahan
4. Telepon Seluler (Handphone)
Heboh radiasi ponsel yang diduga memicu kanker dimulai pada tahun 1993 saat seorang pria menggugat perusahan ponsel atas kanker otakyang sedang dideritanya. Sejak saat itulah jutaan dolar telah dihabiskan untuk meneliti kebenaran klaim tersebut. Penelitian terbesar tentang radiasi ponsel dilakukan oleh WHO dalam 10 tahun terakhir dengn melibatkan 13.000 orang. Hasilnya, penggunaan ponsel hanya sedikit meningkatkan resiko pada jenis kanker otak glioma dan bukan sejenis kanker otak yang lain.
Baca Juga : Kombinasi 3 Buah dan Sayuran Atasi Kanker
5. Obat Kumur
Pada tahun 1970-an, muncul dugaan obat kumur yang mengandung ethanol bisa memicu kanker mulut. Hal tersebut dikarenakan bahan antibakteri yang dinilai sama berbahayanya dengan racun karsinogenik atau penyebab kanker dalam rokok. Karena tidak cukup bukti, American Dental Association menyatakan alkohol aman digunakan dalaam obat kumur asal tidak tertelan dan digunakan sesuai anjuran. Namun jika memiliki riwayat keluarga yang terkena kanker mulut, bisa menggunakan obat kumur yang bebas alkohol saja.
Baca Juga : Barang Disekitar Kita yang Ternyata Sangat Berbahaya
6. Obat Antikolesterol Statin
Dugaan pemicu kanker muncul dalam penelitian pada tahun 2007. Penggunaan lovastatin, simvastatin, pravastatin dalam dosis tinggi cenderung meningkatkan resiko kanker payudara, usus besar, dan prostat. Tinjauan terhadap 15 uji klinis pada tahun 2008 menegaskan bahwa resiko kanker meningkat pada penggunaan statin. Namun menurut kajian tersebut, kanker ternyata lebih berhubungan dengan kolesterol itu sendiri dan bukan karena penggunaan obat lain.
Baca Juga : Cara Memperkuat Sistem Imun Hanya Dalam 15detik
Jangan lupa Share sebanyak-banyak nya ke teman, sahabat, keluarga dan orang yang kita cintai, agar mereka terhindar dari bahaya penyakit mematikan ini..
"Semakin Banyak Ilmu, Semakin Banyak Tau"






0 Response to "6 Penyebab Kanker Yang Ternyata Anda Gunakan Sehari-hari"
Post a Comment